Sensasi Mudik Pertama
Mudik…mudik..
Mudik dua hari lagi.. Lebaran seminggu lagi..
Ini kali pertama merasakan sensasi mudik dari ibukota ke kampung halaman. Walaupun sudah sembilan tahun lebih hidup jauh dari keluarga, tapi ini tahun pertamaku di ibukota. Jauh-jauh hari udah mikirin tiket kreta, untung ada yang berbaik hati bersedia dititipin ngantri tiket mudik, thanks ya bro.. Karena udah kesenengan dapet tiket mudik, jadi lupa nyari tiket balik, sampai tersiar brita di liputan 6 klo tiket balik udah abis, baru deh ribut.. Segala kekuatan dikerahkan (halah!) buat nyari tiket kreta balik k Jakarta.
Thanks to :
1. si kuli tinta “around Indonesia” Jogja dan tukang potonya “national news” Jogja (thanks atas kesediaannya mewawancarai pihak2 terkait demi sebuah tiket kereta, walaupun gagal,, he2, sepertinya pendekatannya kurang tepat ;),
2. kuli tintanya “Indonesian journal” (thanks atas idenya mencoba beli tiket Gajayana patungan, situ naik Blitar-Jogja, trus kuterusin Jogja-Jakarta –> ide brilian),
3. “civil servant”nya foresty UGM (sungguh kerja keras yang mengharukan, terima kasih telah dengan tulus mensurvey harga tiket2 pesawat dan survey tiket kreta, walaupun aku tau itu dilakukan bukan lillahita’ala, hehehe.. semoga kamu segera menyadari bahwa no “0818…” itu sama sekali bukan keluaran provider seluler “teman”, hehehe),
4. “public relation”nya UGM yang telah membantu dengan report2 dan info tentang berbagai alternatif angkutan (tapi saya udah trauma naik travel sendirian pak,, dan bus adalah alternatif terakhir yang bakal saya pilih, tapi saya mau loh parcelnya apalagi vocer blanjanya, he2),
5. last but not least, tapi justru kepadanya kuucapkan terimakasihku yang terbanyak –> teman seperjuangan di bmg tercinta –> kang sugeng,, thanks telah membatalkan rencana mudik ke Jogja, sehingga tiket balikmu bisa terbeli juga olehku dengan harga real (yang sebenarnya) pula, hihi… Have a nice trip to ur lovely home town! (aku pesen dodol rumput lautnya!)
Dan serentetan agenda telah menunggu di kota Jogja dan kota kecilku wonogiri tercinta..
Perjalanan dari Jogja ke desaku tercinta yang memakan waktu kurang dari 2 jam itu selalu saja aku rindukan. Udara segar dengan aroma pegunungan karts itu selalu membuatku merasa nyaman. Jalan pegunungan yang berkelok2 diselingi tanjakan dan turunan yang terkadang tajam mungkin akan membuat pusing bagi yang baru pertama kali melewati jalur itu. Tapi coba deh lewati jalur selatan Jogja-Jateng-Jatim itu pake sepeda motor, pasti bakalan ketagihan.. Apalagi klo pagi hari atau sore hari ketika sinar matahari ga terik lagi, siang hari pas matahari di ubun2 aja terasa enak ko, soalnya pepohonan rindang di pinggir sepanjang jalan itu mensuplai oksigen yang ga ada habisnya. Sekitar 3 km sebelum sampe di my lovely family home, di kanan jalan ada gapura “museum karts dunia”, hebat kan.. gua2 kapur itu ternyata menjadi sebuah aset yang nilainya bisa dibanggakan di tingkat dunia. Gua2 itu udah lama adanya (yaiyalah,,,) tapi belum lama dijadiin-nya menjadi sebuah situs aset negara yang dimasukkan dalam kategori “museum”. Banyak banget loh gunung2 dan gua2 karts di daerah itu (tau kan, pegunungan kidul emang terkenal dengan kapurnya yg membuat air sulit menembus lapisan itu, sehingga daerah itu terkenal dengan “kekeringan”-nya). Gunung2 kapur itu banyak di eksplorasi untuk industri bahan bangunan, dan taukah anda banyak orang kaya di gunung2 itu dari hasil menambang batu kapur. (Tuhan Maha Adil.. tak ada air, kapur-pun jadi –> penduduk sana tuh mengkonsumsi air yang dibeli dari daerah lain, desaku termasuk salah satu penghasil air, he2… dan harga air tuh ga murah loh.. jadi sebenernya penduduk di pegunungan tuh keren, air aja pake beli, mahal lagi!)
Museum karts itu rencananya mo dikunjungi presiden SBY (tapi ga tau udah belum, kayanya rencananya udah dari taun kemarin..), lagian tuh gapura museum tepat berada di jalur yang sering dilewatin SBY klo lagi perjalanan Jogja-Pacitan. Di situ anda telah berada pada sebuah daerah Prancis van Java , he2… secara nama daerahnya mirip dengan negeri fashion itu.. Pracimantoro, kota kecamatanku tercinta, tempatku dibesarkan oleh ayah bunda, tempatku kembali di manapun aku merantau, tempat asalnya mister Rigen ;)— Praci, i’m coming!!
Akhirnya kegiatan mudik tahun ini telah siap dilaksanakan dengan rundown yang fix karena udah pasti kapan the departure time to my lovely village hingga the arrival time lagi di ibukota. Bismillahirrohmanirrohim..

sungguh terlalu…………..
gagal maning……………………………………………
“civil servant”nya foresty UGM said this on October 9, 2008 at 11:18 pm
asslm.fit, ku link y? ya..ya..ya…, mau dunk!hehehe
pia said this on November 18, 2008 at 1:38 am
dah kulink..pi, di blog frenster juga..dont worry
ini dia http://piaharuddin.blog.friendster.com/
dah…love u!
piaharuddin said this on November 19, 2008 at 3:00 am