header image
 

weird…

Gimana rasanya dikhianati?
Dan gimana rasanya mengkhianati?

    I think everyone have to know how both of them are..Biar semua menjadi kembali kepada fitrah yang disebut keadilan.. (apa sih??)
    Apapun itu, yang namanya mengkhianati tuh sungguh2 ngga bagus banget, ga bagus bwt kesehatan jiwa dan raga. Bagi yang baru berniat untuk berkhianat, lebih baik jangan deh.. bagi yang terlanjur udah pernah berkhianat, selamat.. karena telah melewati sebuah bentuk ujian hidup, meskipun melewatinya dengan kegagalan, he2.. 
Dan yang namanya dikhianati?? sungguh2 lebih ga bagus bwt semua, trutama kesehatan raga, bikin mata bengkak, bikin badan ga proporsional (bisa terlalu kurus coz cuma doyan makan ati, bisa terlalu gemuk coz menjadikan semua jenis makanan sebagai pelampiasan).
    Namun tahukah anda, karena ternyata dikhianati bisa berefek bagus bagi kesehatan jiwa, meskipun tidak secara langsung.. Ketika anda menangis nangis darah karena merasa kecewa berat, sebenernya anda telah melampiaskan segala ganjalan dalam hati lewat bulir-bulir air mata (kecuali anda tidak pernah bisa menangis). Fase2  suka menangis tersebut lambat laun akan berakhir karena produksi air mata juga ga selalu deras (kaya sumur yang bisa mengering pas kemarau). Dan ketika mata kembali ceria dari sembab dan kelam, hati telah menjadi lega karena ganjalan udah hilang. 
    Tapi tentu saja ini tergantung niat dari anda, apakah bersedia untuk disakiti terus ataukah ingin menikmati hidup dengan kedamaian.Saat anda menginginkan hati anda bersih dan full of joy, maka anda akan dengan mudah mempelajari dan mengamalkan ilmu ikhlas (ini penting, terutama bagi yang berniat mempersunting anak pak haji sebagai istri, kaya di pilm kiamat sudah dekat). Dan ketika ilmu ikhlas telah anda kuasai, maka semua menjadi bening..anda akan menjadi sang pemaaf bagi semua bentuk kehilafan. Hidup serasa ringan, santai, karena anda merasa tenang, berpikir bahwa manusia tinggal jalan aja di muka bumi ini, yang mengatur adalah Yang Maha Kuasa.
    Ini menurut analisa sementara, dan mungkin point of view yang dipakai dalam analisa kurang lengkap (karena ternyata sudut pandang tuh ga terbatas macamnya, kaya lingkaran aja yang punya sudut 360 derajat, dan itupun bisa dbagi2 menjadi bagian2 yang limit banyaknya menuju tak hingga).

    Wew,,,a pretty bad posting, is this ?… ^_^

~ by fitria-hida on September 1, 2008.

Leave a Reply